• 1 copy.jpg
  • 2 2.jpg
  • 3.jpg
Liga Santri I 2026 BKPRMI Kota Tarakan Lahirkan Pemain Berprestasi dan Bibit Muda Potensial

Liga Santri I 2026 BKPRMI Kota Tarakan Lahirkan Pemain Berprestasi dan Bibit Muda Potensial

Tarakan, 17 Mei 2026 — Selain menghadirkan pertandingan yang kompetitif dan penuh sportivitas, Liga Santri I 2026 yang diselenggarakan oleh LPPTKA BKPRMI Kota Tarakan juga melahirkan sejumlah pemain terbaik dan talenta muda berbakat dari berbagai unit peserta.

Ajang futsal antar-santri tersebut menjadi wadah positif bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan selama kompetisi berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) B Tarakan.

Penghargaan Individu Liga Santri I 2026

Panitia pelaksana memberikan penghargaan khusus kepada beberapa pemain yang tampil menonjol sepanjang turnamen berlangsung.

Gibran Alfarizi (kanan) dari Tim Unit 030B Sabilul Muttaqin berhasil meraih predikat Top Scorer setelah tampil tajam dan konsisten dalam mencetak gol selama kompetisi.

Sementara itu, penghargaan Top Scorer lainnya juga diraih oleh Restu Putra Wahyudi (kiri) dari Tim Unit 097B Khoirul Ummah yang menunjukkan performa impresif hingga membawa timnya melaju ke partai final.

Selain itu, panitia juga memberikan apresiasi kepada M. Khanzari Sulaiman Tinggang dari Tim Unit 027 Al Muharram sebagai Peserta Termuda dalam Liga Santri 2026. Penghargaan tersebut menjadi simbol bahwa kompetisi ini turut membuka ruang pembinaan bagi generasi santri usia muda untuk berkembang dalam bidang olahraga.

Pesan Ketua Umum BKPRMI Kota Tarakan

Ketua Umum DPD BKPRMI Kota Tarakan, Kamal, S.H., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menjunjung tinggi nilai sportivitas selama turnamen berlangsung. Ia menilai Liga Santri bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi juga bagian dari pembinaan karakter generasi muda Islam.

“Alhamdulillah, Liga Santri tahun ini berjalan dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Kami bangga melihat antusiasme para santri yang tidak hanya menunjukkan kemampuan bermain, tetapi juga akhlak dan sikap sportif selama pertandingan,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkembang dan menjadi agenda rutin tahunan BKPRMI Kota Tarakan. Menurutnya, santri masa kini harus memiliki keseimbangan antara ilmu agama, kesehatan fisik, dan kemampuan sosial.

“Kami ingin melahirkan generasi santri yang sehat, disiplin, berprestasi, dan mampu bersaing secara positif. Semoga Liga Santri menjadi motivasi bagi anak-anak kita untuk terus berkembang, baik di bidang keagamaan maupun olahraga,” tambahnya.

Kamal juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, dan pihak swasta untuk bersama-sama mendukung kegiatan pembinaan generasi muda melalui kegiatan positif seperti Liga Santri.

“InsyaAllah, dengan dukungan bersama, Liga Santri ke depan bisa lebih besar, lebih tertata, dan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Tarakan,” pungkasnya.