Tarakan, 17 Mei 2026 — Turnamen Futsal Liga Santri I 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al-Qur’an (LPPTKA) BKPRMI Kota Tarakan resmi berakhir dengan sukses dan meriah. Kegiatan yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) B Tarakan tersebut berhasil menarik perhatian masyarakat dan mendapat antusiasme tinggi dari para santri serta suporter yang hadir sepanjang pertandingan berlangsung.
Sejak laga pembuka hingga partai final, suasana kompetisi berlangsung penuh semangat dan sportivitas. Sorak dukungan dari masing-masing pendukung turut menambah kemeriahan ajang olahraga santri perdana yang digagas BKPRMI Kota Tarakan tersebut.

Hasil Pertandingan Liga Santri I 2026
Dalam kompetisi tahun ini, Unit Sabilul Muttaqin berhasil keluar sebagai juara pertama setelah tampil impresif sepanjang turnamen. Sementara posisi runner-up diraih oleh Unit Khoirul Ummah, dan Unit Nur Iman sukses mengamankan posisi ketiga.

Keberhasilan para peserta tidak hanya menjadi pencapaian dalam bidang olahraga, tetapi juga menjadi bukti bahwa santri mampu berprestasi dengan menjunjung tinggi nilai disiplin, kebersamaan, dan sportifitas.
Harapan BKPRMI Kota Tarakan
Ketua DPD BKPRMI Kota Tarakan, Kamal, S.H., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan Liga Santri 2026. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun dengan dukungan yang lebih luas dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan perusahaan melalui program CSR.

“Selain membentuk akhlak para santri di TK/TPA, kami juga ingin menanamkan jiwa sportifitas dan pentingnya menjaga kesehatan fisik melalui olahraga,” ujarnya usai penyerahan trofi juara pada Ahad (17/5/2026).
Menurutnya, kegiatan olahraga seperti Liga Santri menjadi salah satu wadah positif untuk mempererat ukhuwah antar-santri sekaligus membangun karakter generasi muda yang sehat, aktif, dan berdaya saing.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pendidikan agama dapat berjalan seiring dengan pembinaan fisik dan mental melalui kegiatan olahraga yang sehat dan kompetitif,” tambahnya.
Rencana Evaluasi dan Pengembangan Liga Santri
BKPRMI Kota Tarakan juga berkomitmen menjadikan Liga Santri I sebagai agenda tahunan yang lebih besar dan lebih tertata di masa mendatang. Evaluasi dari pelaksanaan perdana tahun ini akan menjadi bahan perbaikan untuk meningkatkan kualitas kompetisi berikutnya.

Direktur LPPTKA BKPRMI Kota Tarakan, Muhammad Maliki, S.Kom., menyampaikan bahwa Liga Santri 2026 diikuti lebih dari 60 tim dari berbagai wilayah di Kota Tarakan. Ia optimistis kompetisi tahun depan dapat berlangsung lebih maksimal dengan persiapan yang lebih matang.
“Tahun depan kami akan membentuk tim khusus agar pelaksanaan Liga Santri kedua berjalan lebih baik, termasuk dalam pengelolaan pertandingan, pembagian kategori usia, serta upaya mencari dukungan sponsor,” jelasnya.
Ia berharap Liga Santri dapat terus menjadi wadah pembinaan generasi muda, khususnya para santri, agar mampu berkembang tidak hanya dalam pendidikan agama, tetapi juga di bidang olahraga dan sosial kemasyarakatan.
Dengan semangat sportivitas dan ukhuwah Islamiyah, Liga Santri diharapkan mampu melahirkan generasi santri yang sehat, berkarakter, dan berprestasi bagi Kota Tarakan di masa mendatang.
